close

The Monk That Wanted To Renounce Asceticism

Synopsis

Di daerah pegunungan timur laut pedesaan berdiri sebuah kuil Buddha kecil, bernama Kuil Satu Jari. Itu tidak besar tetapi sangat ajaib.

Kuil ini memiliki beras yang memancarkan aroma wangi.

Kuil ini memiliki air yang manis dan menyegarkan yang menyaingi ambrosia.

Kuil ini memiliki para Buddha yang mengabulkan harapan bagi yang tulus.

Kuil ini tidak besar tetapi memiliki segalanya. Kuil ini tidak besar tetapi memiliki persembahan dupa yang berkembang jauh melebihi semua kuil. Kuil ini tidak besar tetapi menarik baik warga maupun orang asing yang berbaris dalam semalam …

Kuil itu memiliki biksu botak tetapi tampan. Setiap hari, dia akan berteriak, “Saya ingin meninggalkan asketisme! Saya ingin menikahi cewek yang tidak terlalu cantik, punya bayi yang lucu, dan menjalani kehidupan yang stabil! ”

Buku ini adalah novel kasual yang memperkenalkan berbagai adat istiadat Cina, serta yang Buddhis. Itu berusaha untuk menjadi buku yang positif, memungkinkan orang untuk merenungkan bagaimana mereka harus menjalani hidup mereka dan memperlakukan orang lain.

__________________________________

Chapters

Lastest Release : Chapter 1272 – Endless Brainwashing July 4, 2020

Advertisements

    Related Post

    0 Reviews

    Give Some Reviews

    WRITE A REVIEW

    forgot password ?

    Tolong gunakan browser Chrome agar tampilan lebih baik. Terimakasih